Thursday 26th of March 2026

Kebocoran Gas Penyebab Kebakaran Laundry di Jakarta Utara, Butuh 10 Mobil Damkar Untuk Padamkan Api

Kebocoran Gas Penyebab Kebakaran Laundry di Jakarta Utara, Butuh 10 Mobil Damkar Untuk Padamkan Api

--

JOINNOOP - Kebakaran hebat melanda sebuah usaha laundry di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Rabu (25/3/2026) siang. Peristiwa ini diduga dipicu oleh kebocoran gas elpiji yang kemudian memicu api hingga membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan. Insiden tersebut tidak hanya menyebabkan kerugian materiil yang cukup besar, tetapi juga mengakibatkan dua orang karyawan mengalami luka.

Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah tempat usaha laundry yang berlokasi di Jalan Kelapa Nias Raya, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading. Api dilaporkan mulai muncul sekitar pukul 14.30 WIB dan dengan cepat membesar, sehingga memicu kepanikan di sekitar lokasi kejadian.

Menurut keterangan awal dari pihak berwenang, kebakaran bermula saat seorang karyawan hendak menggunakan kompor gas dengan tabung elpiji 3 kilogram untuk memasak air. Namun secara tiba-tiba, api muncul dari bagian kompor dan selang gas. Kobaran api kemudian menjalar dengan cepat ke seluruh ruangan laundry yang dipenuhi bahan mudah terbakar seperti pakaian dan peralatan elektronik.

Warga sekitar yang melihat api membesar segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran. Tim dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara langsung merespons laporan tersebut dengan cepat.

Baca juga: Pertamina Siapkan 19 Serambi MyPertamina di Jalur Wisata Lebaran 2026, Fasilitas Lengkap dan Gratis

Baca juga: Preview dan Sinopsis Drama The Season 2026, Ceritakan Sisi Gelap Kemewahan Sosialita Hong Kong

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 14.42 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dan sekitar 50 personel dikerahkan untuk menjinakkan api yang terus membesar.

Proses pemadaman berlangsung cukup intens karena api sempat meluas dan mengancam bangunan di sekitarnya. Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.57 WIB. Petugas memastikan bahwa situasi sudah aman dan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali.

Kondisi bangunan laundry yang tidak terlalu luas, sekitar 39 meter persegi, membuat api dengan cepat melalap hampir seluruh isi ruangan. Hal ini diperparah dengan keberadaan bahan-bahan yang mudah terbakar, seperti pakaian pelanggan dan peralatan berbahan plastik.

Akibat kebakaran tersebut, dua orang karyawan laundry menjadi korban. Salah satu korban berinisial YN mengalami luka bakar cukup serius di beberapa bagian tubuh, termasuk wajah, leher, dan kedua tangan. Tingkat luka bakar yang dialami mencapai sekitar 18 persen, sehingga korban harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sementara itu, korban lainnya berinisial IP mengalami luka ringan dan sempat mengalami syok akibat kejadian tersebut. Ia telah mendapatkan penanganan medis awal di fasilitas kesehatan terdekat.

Selain korban jiwa, kerugian materiil akibat kebakaran ini juga cukup besar. Sejumlah peralatan usaha seperti empat unit mesin cuci, empat unit mesin pengering, satu unit kulkas, serta perangkat CCTV dilaporkan hangus terbakar. Tidak hanya itu, pakaian milik pelanggan yang sedang diproses juga ikut musnah dilalap api.

Baca juga: Pemerintah Batasi Media Sosial Untuk Anak di Bawah 16 Tahun Tuai Pro Kontra dan Dinilai Perlu Dikaji Ulang

Satu unit kendaraan yang berada di lokasi turut mengalami kerusakan pada bagian depan akibat terdampak panas dan kobaran api. Total kerugian akibat insiden ini ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta.

TAG:
Source:

RELATED POST