Waspada! Peredaran Uang Palsu di Wilayah Blitar Makin Marak, Lansia Penjual Jamu jadi Korban
--
JOINNOOP - Penipuan yang melibatkan uang palsu kembali meresahkan warga daerah Nglegok, Kabupaten Blitar. Bulan lalu, tiga pedagang kaki lima lanjut usia menjadi korban.
Kasus terbaru melibatkan seorang pedagang kaki lima yang menjual jamu di kawasan Taman Gumuk Sapu Angin, Desa Kedawung, pada Minggu siang (29 Maret). Penipuan tersebut direkam oleh warga dan menjadi viral di media sosial.
Baca juga: Modus Uang Mainan di Blitar Beraksi Lagi Usai Lebaran, Lansia jadi Target Utama Pelaku!
Baca juga: Baca Manhwa Eleceed Chapter 395 Sub Indo, Jiwoo Nekat Tantang Balik Jurion!
Dalam rekaman tersebut, seorang wanita paruh baya diduga menjadi korban setelah menerima uang yang ternyata palsu. Insiden serupa pernah terjadi di daerah yang sama sebelumnya.
Korban lainnya adalah Mbah Sumarah, seorang penjual biskuit dari Desa Bangle, Kecamatan Kanigoro. Ia menjadi korban penipuan penukaran uang saat berjualan di dekat SPBU Bangsri di wilayah Nglegok.
Selain itu, Mbah Jirah, seorang penjual bunga dari Desa Ngrobyong, juga mengalami situasi serupa. Pelaku kriminal tersebut membeli bunga senilai 30.000 rupee tetapi membayar dengan uang fiktif berupa uang kertas 100.000 rupee.
Kepala Humas Kepolisian Kota Blitar, Inspektur Pertama Samsul Anwar, menyatakan bahwa timnya sedang mencari pelaku kriminal tersebut setelah tiga kasus serupa terjadi dan menimbulkan kekhawatiran publik.