Thursday 2nd of April 2026

Perempuan Joget Tanpa Busana saat Konser Dangdut di Batang Viral, Polisi Lakukan Pengamanan!

Perempuan Joget Tanpa Busana saat Konser Dangdut di Batang Viral, Polisi Lakukan Pengamanan!

--

JOINNOOP - Sebuah video yang beredar di aplikasi pesan menunjukkan seorang wanita menari telanjang selama acara musik dangdut di sebuah acara halalbihalal (pertemuan keagamaan) di distrik Gunungsari, desa Banaran, Bawang, kabupaten Batang.

Selama acara tersebut, wanita itu terlihat menari di tengah kerumunan yang sebagian besar terdiri dari laki-laki.

Baca juga: Kecelakaan Pagi di Jalan Raya Tirem Duduksampeyan Gresik Libatkan Dua Bus dan Motor, Sebabkan Antrian Macet Panjang

Baca juga: Sailor Piece Redeem Codes April 2026 Aktif Terbaru, Bisa Menang Hingga 750 Gems!

Ia bahkan tampak menerima hadiah dari beberapa penonton di dekatnya. Menurut informasi yang dikumpulkan, kejadian tersebut diyakini terjadi pada hari Sabtu, 28 Maret 2026, pukul 16.00 (waktu setempat), saat acara dangdut hampir berakhir.

Kepala desa Gunungsari, Tutur Budiyono, menyatakan bahwa kejadian tersebut tidak terjadi di panggung utama. Ia berada sekitar 20 meter dari pusat acara, tepatnya di jalan menuju Jambangan.

"Kami tidak mengetahui langsung karena posisi berada di panggung" kata Tutur saat dihubungi pada hari Minggu (29 Maret).

Ketika ditanya apakah wanita tersebut adalah penduduk setempat, panitia membantah klaim bahwa ia berasal dari Desa Gunungsari, dan menyatakan bahwa ia berasal dari Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal.

"Informasinya warga Pageruyung, Kendal nama Avri Laili Dari penelusuran kami, yang bersangkutan juga pernah melakukan hal serupa di tempat lain," jelasnya.

Mengenai insiden tersebut, panitia menyatakan keprihatinan dan rasa malu yang mendalam atas apa yang terjadi, yang menjadi viral di media sosial, meskipun terjadi di luar kendali mereka.

Baca juga: Rabun Artinya Apa? Saingan Furab atau Furap, Istilah Baru Viral di Marapthon Season 3 yang Kini Punya Banyak Shipper

Kepala Kecamatan Bawang, Suratno, membenarkan insiden tersebut. Namun, insiden tersebut terjadi setelah program hiburan berakhir. "Ya, terjadi setelah acara," katanya.

Menurutnya, pihak berwenang menduga adanya masalah psikologis pada orang yang terlibat. Oleh karena itu, pendekatan terutama diarahkan ke ranah sosial.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST