Email Bos FBI Kash Patel Diretas Hacker Iran, Sayembara AS Rp157 Miliar Untuk Tangkap Pelaku!
--
JOINNOOP - Pertempuran antara Amerika Serikat dan Iran kini telah beralih ke ranah digital, dengan konsekuensi yang sangat memalukan bagi otoritas keamanan Washington. Mereka berhasil meretas akun email Direktur FBI Kash Patel.
Sekelompok penjahat siber dengan hubungan kuat dengan intelijen Iran dilaporkan mengakses akun email pribadi Kash Patel. Insiden ini merupakan pukulan berat bagi kredibilitas lembaga keamanan paling bergengsi di dunia.
Baca juga: Perempuan Joget Tanpa Busana saat Konser Dangdut di Batang Viral, Polisi Lakukan Pengamanan!
Baca juga: Wabup Amir Hamzah Mantan Narapidana Kasus Korupsi, Walk Out Usai Disinggung Hasbi Jayabaya!
Menurut laporan yang awalnya diterbitkan oleh Reuters dan dikonfirmasi oleh sumber internal kepada CBS News pada hari Senin (30 Maret 2026), sebuah kelompok peretas yang menyebut dirinya "Handala HackTeam" mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Kelompok tersebut tidak hanya meretas akun tersebut tetapi juga mempublikasikan beberapa foto pribadi Kash Patel dan salinan resume direktur tersebut secara online sebagai bukti keberhasilan mereka.
Sebagai tanggapan atas situasi tersebut, FBI segera mengeluarkan pernyataan resmi untuk meyakinkan publik.FBI menyatakan bahwa mereka mengetahui adanya pelaku jahat yang menargetkan informasi email pribadi Patel.
"Kami juga telah mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memitigasi risiko potensial yang terkait dengan aktivitas ini," kata seorang pejabat FBI.
Namun, FBI bersikeras bahwa data yang dicuri bersifat historis dan tidak mengandung informasi pemerintah yang sensitif.
Balas Dendam Peretas atas Operasi Departemen Kehakiman