Tuesday 25th of August 2026

Daftar Fenomena Astronomi di Bulan Juli 2026, Siap Siap Terjadinya 2 Kali Hujan Meteor!

Daftar Fenomena Astronomi di Bulan Juli 2026, Siap Siap Terjadinya 2 Kali Hujan Meteor!

Baca juga: Keunggulan dan Kekurangan Tenaga Borongan dalam Pembangunan Rumah, Jangan Gegabah Salah Pilih!

Pada saat itu, Planet Jupiter akan tampak sangat terang di dekat Buan yang hanya diterangi 7 persen. Fenomena ini akan terlihat di langit sebelah timur.

2. Bulan Baru (New Moon)

Fenomena astronomi ini akan terjadi pada 5 Juli 2026. Bulan Baru atau New Moon  terjadi ketika Matahari dan Bulan berada sejajar, dengan Matahari dan Bumi berada di sisi berlawanan dari Bulan.

Dikutip dari Time and Date, Bulan Baru akan muncul pada tanggal 5 Juli 2026 pukul 22.57 UTC atau tanggal 6 Juli 2026 pukul 05.57 WIB di Indonesia.

Dengan demikian, pengamatan Bulan Baru tidak dapat dilakukan karena terbit di siang hari.

3. Buck Moon atau Bulan Rusa Jantan

Pada 21 Juli 2026 akan muncul fenomena bulan purnama yang disebut dengan “Buck Moon” alias “Bulan Rusa Jantan”.

Fenomena ini disebut Bulan Rusak arena menandakan tanduk baru yang muncul di dahi rusa pada waktu ini berlangsung. Bulan Purnama yang muncul di bulan Juli juga disebut dengan “Thuder Moon”, atau “Hay Moon”.

Baca juga: Harga BBM Dexlite di SPBU Pertamina Juli 2026, Terlengkap Seluruh Indonesia dari Sabang Sampai Merauke!

Baca juga: Kode Voucher Domino's Pizza Juli 2026, FREE DESSERT! Tanpa Minimum Belanja dan Untuk Semua Menu

Ketika fenomena ini terjadi, Bulan akan berada di sisi berlawanan Bumi dengan Matahari. Ini membuat permukaannya akan sepenuhnya diterangi cahaya Matahari. Menyadur laman Time and Date, waktu terjadi Bulan Purnama di Indonesia adalah pada tanggal 21 Juli 2026 pukul 17.15 WIB.

4. Elongasi Timur Maksimum Merkurius

Elongasi merupakan jarak sudut anatara pusat planet atau Bulan dengan pusat Matahari dari perspektif pengamatan di Bumi.

Pada 22 Juli 2026, Planet Merkurius akan mencapai elongasi timur sebesar 26,9 derajat dari Matahari. Ini menjadi momen terbaik untuk mengamati Merkurius, sebab, planet itu berada pada titik tertinggi di atas cakrawala pada langit malam.   Bila Anda ingin menyaksikannya, carilah planet yang tidak terlalu tinggi di langit barat tepat setelah Matahari terbenam.

5. Hujan Meteror Delta Aquarids

TAG:
Source:

RELATED POST