Tuesday 12th of May 2026

Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM di Muratara, 16 Orang Tewas dalam Insiden!

Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM di Muratara, 16 Orang Tewas dalam Insiden!

--

JOINNOOP - Tragedi mengerikan terjadi di Jalan Tol Trans-Sumatra (Jalinsum), Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, setelah sebuah bus ALS terlibat kecelakaan serius dengan truk tangki bahan bakar pada Rabu siang (6 Mei 2026).

Insiden yang menyebabkan kebakaran besar itu menewaskan sedikitnya 16 orang yang terjebak dalam kobaran api yang melahap kedua kendaraan di daerah Simpang Danau, desa Karang Jaya.

Baca juga: Link Nonton Crocodile Tears Full Movie HD 4K FREE, Kisahkan Hubungan Toxic Anak dan Ibu!

Baca juga: Marissa Anita Diisukan Dekat dengan Raja Kapal, Bani Mulia Eks Lulu Tobing Ramai Dibincangkan!

Menurut polisi, kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 12.00 siang (Waktu Indonesia Barat) itu bermula ketika bus yang membawa puluhan penumpang tersebut sedang melaju dari Lubuklinggau menuju Jambi.

Kepala Unit Penegakan Hukum Polisi Lalu Lintas Muratara, Aiptu Iin Shodikin, menjelaskan bahwa dugaan awal kecelakaan terjadi ketika pengemudi bus berusaha menghindari lubang di jalan sebelum bertabrakan dengan truk yang datang dari arah berlawanan.

“Dari arah berlawanan terdapat mobil tangki BBM yang berisi dua orang. Sesampainya di TKP, diduga Bus ALS masuk ke jalur berlawanan karena menghindari lubang sehingga menabrak mobil tangki BBM tersebut,,” kata Inspektur Pertama Iin dalam sebuah pernyataan pada Jumat (8 Mei 2026).

Daftar 16 Korban Kecelakaan Bus ALS

Sebanyak 16 korban kecelakaan bus ALS di Musi Rawas Utara (Muratara) telah diidentifikasi. Beberapa penumpang meninggal akibat kebakaran.

Sementara itu, tiga korban dilaporkan mengalami luka serius dan sedang dirawat di Rumah Sakit Daerah Rupit di Muratara. Seorang kondektur bus dilaporkan mengalami luka ringan.

Baca juga: Mantan Istri Seskab Teddy Kembali Viral, Begini Kabar Terbaru Wita Nidia Hanifah!

“Tim DVI yang masih melakukan proses identifikasi korban di RS Bhayangkara, tim gabungan juga melakukan pendalaman manifest penumpang, mulai dari data manifest penumpang, data keberangkatan, jumlah penumpang, titik naik penumpang serta kesesuaian muatan kendaraan," kata Kepala Humas Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, Komisaris Besar Nandang Mukmin Wijaya.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST