Hari Tatar Sunda Diperingati, Jabar Digadang Akan Ubah Nama jadi Tatar Sunda Kini Viral!
--
JOINNOOP - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa Hari Tatar Sunda bukanlah upaya untuk mengubah nama Jawa Barat, seperti yang beredar di media sosial. Perayaan Hari Tatar Sunda sendiri mencakup serangkaian pawai budaya yang membawa mahkota Binokasih ke berbagai daerah.
Baca juga: Hotel B Fashion dan The Seven jadi Lokasi Peredaran Narkoba, Pemprov DKI Cabut Izin Operasional!
Baca juga: Bangunan Balkon Alun-alun Tuban Senilai Rp19 Miliar Dibuat Mesum, Ramai di Media Sosial!
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat, Mas Adi Komar, menyatakan bahwa perayaan yang disebut Milangkala (HUT) Tatar Sunda ini bertujuan utama untuk menyoroti sejarah, budaya, dan identitas masyarakat Sunda yang telah berkembang sejak zaman kerajaan Sunda.
Adi menegaskan bahwa nama Provinsi Jawa Barat tetap sah dan tidak berubah, sebagaimana diatur oleh undang-undang. Istilah Tatar Sunda yang digunakan dalam acara tersebut menekankan aspek sejarah dan budaya masyarakat Sunda, bukan administrasi pemerintahan.
“Tidak ada yang mengarah ke sana. Saya pikir kalau nama Provinsi Jawa Barat masih ada dalam undang-undang ya. Untuk saat ini kan kita di Milangkala Tatar Sunda ini unsur budaya dan teritorial historis ya, tentang kerajaan Sunda dan lain-lain. Jadi, tidak berkaitan dengan wilayah administratif,” kata Adi di Bandung pada Minggu (17 Mei).
Baca juga: Link Video Guru Bahasa Inggris vs Siswa Durasi 6 Menit Viral, Bikin Gagal Fokus Ramai Diburu!
Menurut Adi, Hari Tatar Sunda dan Milangkala diciptakan untuk meningkatkan kesadaran akan sejarah dan warisan budaya Sunda yang berkembang di Jawa Barat selama ratusan tahun.