Viral Video Wanita Bermukena Curi Motor Saat Magrib di Duren Sawit, Pura-Pura Linglung Saat Ditangkap
--
Gerak-gerik wanita paruh baya tersebut di sekitar motor korban rupanya memicu kecurigaan salah seorang warga yang kebetulan melintas di area halaman.
Sadar bahwa aksi mencurigakan tersebut bukanlah bagian dari jemaah yang hendak salat, warga langsung berteriak meminta pertolongan hingga memancing perhatian massa. Konvoi warga setempat langsung bergerak cepat melakukan pengepungan dan menahan terduga pelaku di lokasi kejadian sebelum sempat membawa lari motor incaran.
Baca juga: Kasus Pembuangan Bayi di Jogoroto Jombang Tuai Kecaman, Sang Ibu Tak Tahan Lapor ke Puskesmas!
Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar luas di platform Instagram dan X, wanita bermukena tersebut tampak dikerumuni oleh belasan warga yang emosional di area gang pemukiman. Menariknya, saat diinterogasi dan didesak oleh massa di tempat kejadian perkara (TKP), terduga pelaku enggan mengakui perbuatannya dan justru menunjukkan gelagat yang tidak wajar. Wanita tersebut tampak berpura-pura linglung, kebingungan, dan bertingkah layaknya orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) guna menghindari kemarahan serta kepungan warga yang mengamankannya.
Menurut kesaksian salah satu netizen di media sosial yang mengklaim sebagai kerabat dari korban, sepeda motor yang hampir dibawa lari tersebut adalah milik bibinya sendiri. Warga setempat juga mengungkapkan keresahan mereka karena modus kejahatan serupa dengan menyamar mengenakan pakaian religius dikabarkan bukan pertama kalinya terjadi dan sempat beberapa kali meresahkan kawasan pemukiman sekitar.
Guna menghindari terjadinya aksi main hakim sendiri oleh massa yang semakin menyemut, warga segera menghubungi aparat keamanan. Petugas kepolisian dari unit terkait tidak lama kemudian tiba di lokasi kejadian perkara untuk menenangkan situasi lingkungan serta mengamankan terduga pelaku dari kerumunan warga. Wanita bermukena tersebut langsung dibawa menggunakan kendaraan operasional polisi menuju markas komando terdekat guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.