Saturday 30th of May 2026

Profil Lengkap Luke Thomas Mahony, Direktur Utama Baru BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia yang Berasal Dari Australia

Profil Lengkap Luke Thomas Mahony, Direktur Utama Baru BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia yang Berasal Dari Australia

--

Rekam Jejak Karier Internasional dan di Indonesia

Sebelum menduduki posisi tertinggi di PT Danantara Sumberdaya Indonesia, Luke Thomas Mahony telah membangun karier profesional selama lebih dari dua dekade di berbagai korporasi tambang dan energi multinasional yang beroperasi di wilayah Asia-Pasifik, Afrika, dan Amerika Selatan. Pengalamannya mencakup pengelolaan komoditas utama seperti nikel, tembaga, emas, dan batu bara.

Baca juga: Parkir Gratis Banyumas Berlaku Mulai 1 April 2026, Jika Ada Tarikan Lapor ke Satgas Parkir!

Baca juga: Link Viral Video Prank Handuk Lepas di Thread dan X, Ojol Jadi Sasaran Prank yang Berujung Fatal!

Kiprahnya di lanskap industri Indonesia mulai terekspos secara luas saat ia masuk ke dalam jajaran direksi salah satu produsen nikel terbesar di tanah air. Berikut adalah lini masa perjalanan karier penting Luke Thomas Mahony di Indonesia:

  • Direktur PT Vale Indonesia Tbk (2024–2025): Mahony ditunjuk sebagai salah satu direktur profesional yang mengawal masa transisi kepemilikan saham serta proyek hilirisasi nikel strategis di Blok Sorowako dan Bahodopi.
  • Sektor Konsultasi dan Strategi Danantara (September 2025): Ia mulai bergabung dengan ekosistem Danantara sebagai penasihat senior dan kepala strategi komoditas ekspor, menyusun cetak biru integrasi pasar eropa dan asia.
  • Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Mei 2026–Sekarang): Resmi naik takhta sebagai nakhoda utama perusahaan per 21 Mei 2026 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

PT Danantara Sumberdaya Indonesia memegang peran vital dalam menata ulang struktur penjualan komoditas mentah maupun hasil hilirisasi ke luar negeri. Di bawah kepemimpinan Luke Thomas Mahony, perusahaan ditargetkan untuk mencapai tiga fokus utama yang telah digariskan oleh pemerintah:

  1. Optimalisasi Pendapatan Negara: Memastikan kontrak-kontrak ekspor komoditas strategis seperti nikel, bauksit, dan tembaga dilakukan dengan nilai komersial tertinggi di pasar internasional.
  2. Perluasan Pasar Hilirisasi: Membuka jaringan kemitraan baru dengan korporasi global di Eropa dan Amerika Utara untuk menyerap produk turunan hasil hilirisasi dalam negeri, terutama untuk kebutuhan ekosistem baterai kendaraan listrik.
  3. Good Corporate Governance (GCG): Menerapkan transparansi tata kelola kelas dunia guna menarik minat investor asing tanpa mengorbankan kedaulatan kepemilikan aset domestik.

Penunjukan Mahony membuktikan komitment keterbukaan industri BUMN dalam menyerap talenta global demi mempercepat transformasi ekonomi nasional di sektor energi dan sumber daya mineral.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST