Viral Teror Pocong Bersajam Ketuk Pintu Rumah Warga : Banyak Kasus dari Jabodetaek Hingga Jawa Timur, Warga Diimbau Tenang
--
3. Lamongan (Jawa Timur)
Di wilayah Lamongan, keresahan warga terbukti berasal dari aksi nyata, namun bukan dilakukan oleh makhluk halus atau begal. Anggota Polres Lamongan mengamankan dua remaja yang melakukan aksi prank dengan berdandan menjadi pocong di pinggir jalan untuk menakut-nakuti warga demi konten media sosial.
4. Jember (Jawa Timur)Kabar mengenai pocong ketuk pintu juga beredar luas di wilayah Wuluhan dan Ambulu, Jember. Polsek Wuluhan yang melakukan patroli gabungan memastikan video yang beredar di grup WhatsApp warga setempat adalah video lama dari daerah lain yang sengaja disebarkan kembali dengan narasi palsu (hoaks).
Pihak Kepolisian RI menegaskan bahwa fenomena "teror pocong bersajam" yang viral saat ini adalah kombinasi antara berita hoaks (edaran foto AI/video lama), kenakalan remaja yang membuat konten demi views (prank), dan aksi pengamen jalanan. Plt Kapolsek Kajoran AKP Darmawan menyebut narasi itu sempat membuat geger warga. Warga bahkan disebut berkumpul di rumah tokoh masyarakat untuk berjaga-jaga.
Namun ia memastikan tak ada laporan seperti pocong bersajam seperti yang beredar di media sosial.
"Sehingga masyarakat pada keluar kumpul di rumahnya Pak Kadus jaga-jaga. Sampai saat ini untuk Sambak sendiri aman, kondusif. Tidak ada kejadian apapun, hanya tadi malam masyarakat tahunya dari medsos," katanya, Minggu (24/5/2026).
Begitu juga di Kaliangkrik, Kapolsek Kaliangkrik, AKP Achirul Yahya, mengaku telah berkoordinasi dengan warga dan tak menemukan seperti yang dinarasikan di media sosial.
"Dari hasil koordinasi kami dengan perangkat desa nggak ada kejadian kayak itu. Kemungkinan iya (hoaks)," ujar Yahya.
Dihubungi terpisah, PS Kasi Humas Polresta Magelang, Ipda Ady Lilik Purbianto mengimbau, kepada warga untuk tidak mudah terprovokasi serta jangan panik."Bijak dalam penggunaan medsos. Jangan share kejadian yang belum pasti kebenarannya," kata Ady.