Dua Wisatawan Austria Tewas Terjatuh Akibat Jembatan Gantung Ambruk di Cunca Wulang NTT, Jenazah Dipulangkan ke Negara Asal
--
JOINNOOP - Kawasan wisata Labuan Bajo kembali diguncang kabar duka setelah dua orang wisatawan mancanegara asal Austria dilaporkan tewas dalam sebuah insiden tragis. Kedua korban meregang nyawa setelah terjatuh dari atas jembatan gantung kayu yang mendadak patah dan ambruk total di destinasi wisata, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Peristiwa yang terjadi pada hari Minggu siang tersebut langsung memicu evaluasi besar-besaran terkait standar keamanan fasilitas di objek wisata alam bentukan hutan Mbeliling itu. Baca juga: Bencana Banjir dan Longsor Terjang Sukabumi: Ribuan Warga Terdampak, Jalur Transportasi Lumpuh Berdasarkan data resmi dari Kantor SAR Maumere, kedua korban diidentifikasi sebagai pria bernama Jurgen berusia 55 tahun dan seorang wanita bernama Astrid berusia 57 tahun. Kronologi petaka ini bermula ketika kedua turis asing tersebut melakukan trekking menuju titik air terjun sekitar pukul 11.30 WITA dengan didampingi oleh seorang pemandu wisata lokal bernama Muhamad Muhardin. Saat melintasi jembatan gantung yang membentang di atas celah batu dan sungai, kedua korban sempat berhenti sejenak di tengah bentangan karena berniat untuk mengabadikan momen liburan mereka dalam bentuk video pendek. Menurut kesaksian dari pemandu wisata yang memegang telepon genggam korban untuk merekam dari arah belakang, kedua WN Austria tersebut baru melangkah sekitar 10 meter di atas struktur jembatan gantung. Tanpa diduga, terdengar suara patahan kayu yang sangat keras menyerupai pohon besar tumbang dari bagian tumpuan bawah jembatan. Dalam hitungan detik, papan kayu penyeberangan serta tali sling pengikatnya lepas sehingga seluruh struktur jembatan langsung ambruk total ke dasar ngarai.