Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Angkat Bicara Soal Ancaman dan Penemuan Alat Pelacak di Mobilnya, Ini Kronologinya
--
Sebagai mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto kerap berdiri di garis depan dalam menyuarakan isu-isu krusial, mulai dari reformasi hukum, hak asasi manusia, hingga kritik terhadap kebijakan tata kelola pemerintahan. Rekan-rekan sesama aktivis menduga kuat bahwa rangkaian ancaman dan pengawasan ilegal ini berkaitan erat dengan rekam jejak kritis Tiyo yang dinilai mengganggu kepentingan pihak-pihak tertentu.
Baca juga: Link Video Viral Andini Permata Part 2 Lengkap Mediafire, Durasi Lebih Panjang dan Tanpa Sensor
"Ini bukan sekadar teror terhadap seorang individu bernama Tiyo Ardianto, melainkan ancaman nyata terhadap kebebasan berpendapat dan iklim demokrasi di kalangan pemuda serta mahasiswa," ungkap salah satu perwakilan aliansi mahasiswa dalam pernyataan dukungannya.
Tiyo mengatakan dugaan penguntitan menggunakan alat pelacak oleh orang tak dikenal ini tak lazim. Dia menyoroti cara rezim kekuasaan yang kerap meneror rakyat yang mengkritik kebijakan pemerintah.
Belakangan Tiyo menerima kabar dari rekan-rekannya di BEM UGM yang juga diganggu melalui pesan dari pengirim tak dikenal. Tiyo mengatakan sudah ada puluhan pesan yang diterima teman-temannya dari nomor yang sama sejak 13 Juni 2026. “Belum didata berapa banyak, tapi ada kemungkinan 30-an,” katanya.