Panduan Campuran Beton K-300 Manual Per M3, Lengkap dengan Contoh Perhitungannya!
Baca juga: Cara Menghitung Bentangan Balok 7 Meter Terbaru, Mudah Dipahami dan Disertai Contoh!
Beton yang dibuat dengan campuran ini mampu menghasilkan tekanan 300 kilogram per meter persegi, oleh karena itu dinamakan K-300. Menurut Standar Nasional Indonesia (SNI), rasio pencampuran material K-300 adalah sebagai berikut.
- Pasir: 681 kilogram
- Kerikil: 1.021 kilogram
- Semen: 413 kilogram
- Air: 215 liter
Untuk memudahkan penggunaan, rasio di atas dapat dikonversi ke dalam satuan ember. Berikut ini adalah rumus untuk mencampur beton K-300 berdasarkan kepadatan beton (2.500 kg/m³) dalam satuan ember.
- Pasir: 681 / 1400 = 0,486
- Semen: 413 / 1250 = 0,330
- Kerikil: 1021 / 1350 = 0,756
Baca juga: Rumus Menghitung Bentang Balok Terbaru 2026, Beserta Contoh Perhitungannya Lengkap!
Baca juga: Cara Menghitung Bentangan Balok 7 Meter Terbaru, Mudah Dipahami dan Disertai Contoh!
Berdasarkan perhitungan di atas, kami menemukan bahwa rasio semen : pasir : kerikil adalah 0,330 : 0,486 : 0,756. Untuk mempermudah, mari kita sederhanakan rasio ini menjadi 1 : 1,47 : 2,29.
Oleh karena itu, bahan yang dibutuhkan untuk membuat beton K-300 adalah 1 ember semen, 1,47 ember pasir, dan 2,29 ember kerikil. Bahan-bahan ini kemudian dicampur dengan 215 liter air untuk membuat beton K-300.
Demikianlah informasi yang dapat kami bagikan mengenai Panduan Campuran Beton K-300 yang bisa kalian coba. Sekian informasi dari kami, semoga bisa bermanfaat.