Proyek Pembangunan Terowongan TIJ-KBS Dimulai, Jalan Joyoboyo Surabaya Ditutup!
Ali menjelaskan bahwa pemerintah kota Surabaya berupaya untuk menyelesaikan proyek ini lebih cepat dari yang direncanakan. Alhasil, rekayasa lalu lintas dapat berjalan seperti semula. "Kami memulai (proyek pembangunan) di tengah, kemudian bergerak ke utara dan barat. Kami berharap bisa selesai lebih cepat," katanya.
Selama pekerjaan berlangsung, TIJ juga akan tetap dapat diakses oleh kendaraan. Pengunjung yang ingin menggunakan transportasi umum seperti Suroboyo Bus atau memarkir kendaraan mereka di TIJ dapat tetap masuk seperti biasa.
Setelah proyek selesai, pengunjung KBS akan dapat memarkir kendaraan mereka dengan nyaman di TIJ dan, berkat akses ke terowongan, pengunjung TIJ akan dapat melakukan perjalanan dengan nyaman ke KBS.
"Volume kendaraan di ruas jalan ini cukup banyak. Sehingga , apabila menyeberang akan cukup berbahaya," katanya.
Baca juga: 4 Angka Keberuntungan Hari Ini 16 Juni 2026, Begini Penjelasan Lengkap Minggu Wage!
"Sehingga, dengan terowongan ini masyarakat bisa semakin safe. Pemkot ingin memastikan aspek keselamatan dari pengunjung," katanya.
Pihak kepolisian juga akan mengerahkan petugas untuk mengatur lalu lintas. Setiap harinya, rata-rata jumlah kendaraan di Jalan Joyoboyo mencapai 17.000 kendaraan.
Pada jam-jam sibuk, kemacetan bisa terjadi di titik pertemuan antara kendaraan yang datang dari arah Gunungsari dan Ahmad Yani.
"Kami sudah mengerahkan sekitar sepuluh petugas. Terutama di titik-titik yang berpotensi macet," kata Kasubnit Manajemen Operasional dan Audit Inspeksi Rekayasa Lalu Lintas (Jemen Opsrek) Satlantas Polrestabes Surabaya, Abdul Rouf.
Ia memprediksi titik kemacetan juga akan terjadi di sekitar SPBU Joyoboyo di Jalan Gajah Mada. Selain itu, kemacetan juga akan terjadi di sekitar sekolah Santa Yosef.