Sejarah Terowongan Sasaksaat Beserta Fakta Menarik, Masih Aktif Untuk Perlintasan Kereta Api!
Baca juga: Chord Gitar Terate Emas - Rindi Safira Lagu PSHT, Aku Lan Kowe Wes Dadi Siji...
"Terowongan kereta api terpanjang yang masih beroperasi adalah terowongan di dekat Sasaksaat, dengan panjang 949 meter," kata Joni.
2. Membelah bukit
Terowongan Sasaksaat membelah perbukitan Cidepong di Desa Sumurbandung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Terowongan ini terletak di antara stasiun Maswati dan stasiun Sasaksaat, di KM 143+144.
3. Dibangun pada tahun 1902
Pembangunan terowongan Sasaksaat dimulai pada tahun 1902 oleh perusahaan kereta api negara pada saat itu, Staatssporwegen (SS).
"Pembangunannya dilakukan oleh kontraktor Eropa dengan menggunakan teknik teknologi dari Belgia," jelas Joni.
Menurut situs KAI Heritage, sebelum pembangunan, diadakan upacara persembahan tradisional untuk memohon keselamatan selama proses pembangunan. Masyarakat sekitar masih mempercayai bahwa gunung tempat terowongan Sasaksaat berada dikuasai oleh makhluk halus.
Baca juga: Daftar Tempat Servis AC di Kelapa Gading yang Terdekat Dari Lokasi Saya, Pelayanan Cepat Bikin Adem
Teknik pembangunan terowongan dilakukan dengan menggali sisi utara dan selatan secara bersamaan. Selama proses ini, ada kendala yang menghadang, yaitu tanah dengan kandungan air yang tinggi, sehingga air merembes masuk ke dalam terowongan dan berisiko menyebabkan longsor.
Selain itu, tanah yang digali mengandung bebatuan. Untuk membatasi infiltrasi air, lapisan atas terowongan dilapisi dengan lapisan semen setebal 0,85 meter, dan beberapa bagian terowongan dilapisi dengan seng. Pada saat yang sama, batuan dihancurkan dengan pengeboran tangan untuk menghindari getaran.