Kecelakaan Maut di Tol Pemalang-Batang Tewaskan 2 Orang, Diduga Pengemudi Ambulance Kurang Konsentrasi!
Joinnoop.com - Pada ulasan pembahasan dibawah ini kami akan membagikan informasi terkait dengan kronologi kecelakaan ambulance PKS di Tol Pekalongan yang menewaskan kenek dan sopir bus. Simak selengkapnya hanya dibawah ini.
Kecelakaan maut terjadi di ruas tol Pemalang-Batang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Senin (17/6/2026) sekitar pukul 11.16 WIB. Dua orang tewas dalam kecelakaan yang melibatkan ambulans dan truk tersebut.
Direktur Teknik dan Operasi PT Pemalang Batang Tol Road (PBTR) Yulian Fundra Kurnianto mengatakan ambulans bernomor polisi D 9908 VB menabrak bagian belakang truk Mercedez Benz Axor.
Awalnya, ambulans yang membawa jenazah tersebut melaju di jalur A Km 325+900 dari arah Bandung, Jawa Barat, menuju Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Ambulans Suzuki APV melaju dengan kecepatan sekitar 110 kilometer per jam di lajur 1.
Baca juga: Link Nomor Bot Confess Whatsapp Terbaru 2026 24 Jam Mediafire, Bisa Dipakai Buat Nembak Crush!
Baca juga: Penampilan Baru Benteng Pancasila Mojokerto Sekarang 2026, Tampil Makin Menawan dan Cantik!
Di lokasi kejadian, pengemudi ambulans diduga kurang waspada saat berusaha menyalip dan menabrak bagian belakang truk milik salah satu perusahaan. Truk bernomor polisi H 1412 GA itu melaju dengan kecepatan sekitar 35 kilometer per jam.
"Ambulans mengalami rusak berat di bagian depan, dan truk Mercy Axor mengalami kerusakan ringan bagian belakang," ujarnya, dikutip dari Tribun Jateng.
Yulian mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ada kerusakan jalan di lokasi kejadian. Seluruh korban dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Aro di kota Pekalongan.
"Kecelakaan disebabkan karena pengemudi ambulans kurang antisipasi," ucapnya.
Baca juga: Sejarah Singkat Benteng Pendem Ngawi dan Fakta Menariknya, Bagaimana Kondisinya Sekarang?
Dua orang meninggal dunia dalam kejadian tersebut, yaitu Sugiyono (56), warga Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, meninggal dunia di lokasi kejadian dan Firman (55), warga Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, meninggal dunia di rumah sakit.