Profil Ananda Emira Moeis, Wakil Ketua DPRD Kaltim yang Viral Usai Jawab Pertanyaan Wartawan!
--
JOINNOOP - Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur (DPRD), Ananda Emira Moeis, menjadi perbincangan setelah video wawancaranya dengan media viral di media sosial.
Dalam video yang direkam pada Januari 2026 tersebut, Ananda tampak gugup dan bingung saat menjawab pertanyaan wartawan tentang tongkang yang menabrak jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) di kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Baca juga: Profil Hariyo Ardhito Viral Usai Diselingkuhi Cindy Rizap, Status Orang Tuanya Ikut jadi Sorotan!
Baca juga: ENHYPEN Sampaikan Pesan Haru untuk ENGENE Usai Heeseung Resmi Hengkang dan Memulai Karier Solo Baru
Video tersebut juga diunggah di akun Instagram @rumahpengusaha pada Senin (9 Maret 2026). Saat berita ini diterbitkan, video tersebut telah dilihat lebih dari 1,8 juta kali, disukai oleh lebih dari 21.000 orang, dan mendapat lebih dari 8.000 komentar.
Ananda tampak gugup saat menjawab, terbata-bata. Pengguna internet mempertanyakan kemampuan orasinya.
“Ya, saya selaku lembaga DPRD. Saya tidak bicara soal kegiatan alur sungai yang bisa meningkatkan PAD (pendapatan asli daerah). Saya lebih bicara soal faktor keamanan. Jembatan, kan, dilalui banyak warga setiap harinya untuk urusan banyak hal, ke kantor, ke sekolah, urusan ekonomi,” katanya, suaranya bergetar.
“Saya minta yang memegang kewenangan itu coba kerja lebih benar lagi. Jangan sampai ke depan ada tabrakan lagi. Kalau ada apa-apa, nanti yang menderita rakyat Kaltim dan semuanya yang melewati ini.”
Ia kemudian meminta pemerintah pusat untuk mengawasi insiden tersebut. Ia menyatakan bahwa masalah ini adalah tanggung jawab Kapten Pelabuhan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan PT Pelindo.
Baca juga: Profil Cindy Rizap Diduga Pelakor Rumah Tangga Maissy, Sang Ibu Klarifikasi Anaknya Korban!
Ia juga menyatakan harapan agar tabrakan tongkang dengan jembatan tidak terulang lagi di masa mendatang. Tabrakan tongkang dengan Jembatan Mahulu terjadi pada 25 Januari 2026, sekitar pukul 05.10 WIB. Jembatan tersebut mengalami kerusakan fisik akibat kejadian tersebut.
Profil Ananda Emira Moeis