Lebih dari 2000 Demonstran Hadir di Demo 21 April di Samarinda, DLH Siapkan Ratusan Personel Hingga Karung Sampah
--
JOINOOP – Aksi unjuk rasa dilakukan di depan Kantor DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Jalan Teuku Umar, Samarinda, pada Selasa, 21 April 2026. Aksi tersebut sebagai upaya penuntutan transparansi anggaran pemerintah daerah, khususnya pengadaan mobil dinas dan pembangunan rumah jabatan Gubernur Kaltim.
Massa juga mendesak DPRD menggunakan hak interpelasi. Jumlah orang yang mengikuti aksi tersebut diperkirakan mencapai sekitar 2.000 orang. Ketika aksi berlangsung, terdapat dua demonstran yang pingsan saat mengikuti aksi di depan kantor DPRD Kaltim. Keduanya segera mendapatkan pertolongan medis.
Perwakilan massa dari Kedaulatan Rakyat Samarinda, Budiman Arief, pada orasinya menyampaikan kritik terhadap tata kelola pemerintahan yang dirasa tidak berpihak kepada masyarakat.
“Ini kita dipimpin dan diobok-obok secara semena-mena, secara tidak profesional. Ada kesan semua ini dikondisikan, ada kongkalikong. Kita sebagai rakyat merasa dipermainkan,” ungkap Budiman.
Ia menekankan, masyarakat saat ini tengah menghadapi tekanan ekonomi, tetapi di sisi lain pemerintah justru mengalokasikan anggaran besar untuk kebutuhan pejabat.
“Kita sekarang terbeban, apalagi dengan adanya IKN. Harusnya pemerintah lebih peka. Tapi yang kita lihat justru anggaran besar keluar untuk kepentingan pejabat,” lanjutnya kemudian.