Burung Kuntul Hinggap di Pohon Beringin Alun-Alun Hingga Kotori Wilayah, Pemerintah Blitar Pasang Alat Pengusir
--
JOINNOOP – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar memasang alat pengusir burung kuntul di kawasan Alun-alun Kota Blitar sebagai upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan ruang publik. Langkah ini sebagai respons aduan masyarakat yang mengeluhkan gangguan lingkungan akibat burung-burung tersebut.
Burung kuntul (Ardea alba) merupakan satwa dilindungi di Indonesia berdasarkan UU No. 5 Tahun 1990. Eksistensinya di habitat basah seperti rawa, sungai, dan mangrove menjadi indikator kesehatan ekosistem, namun ancaman perburuan masih sering terjadi akibat rendahnya kesadaran masyarakat.
Burung kuntul adalah jenis burung air dari suku Ardeidae yang berciri khas leher dan kaki panjang, umumnya berbulu putih, serta hidup di lahan basah seperti sawah, pantai, atau mangrove. Burung ini sering dijuluki sahabat petani karena memangsa hama, bertindak sebagai indikator keseimbangan ekosistem, dan berhabitat di daerah tropis/subtropis.
Baca juga: Yulia Baltschun Layangkan Somasi Pada Scot Humphreys, Diduga Sudah Ketahuan Selingkuh 2 Kali
Secara fisik, burung ini memiliki badan ramping serta bulu putih, kaki hitam panjang, dan paruh kuning. Selain perannya dalam keseimbangan ekosistem, burung kuntul juga ditetapkan sebagai maskot Kota Blitar yang melambangkan harmoni antara manusia dan alam.
Burung ini tersebar di kawasan pantai dan pulau-pulau kecil, termasuk di Taman Nasional Kepulauan Togean, dan berperan penting dalam menjaga keseimbangan alam sebagai penyebar biji. Keindahan mereka bukan untuk diburu, tapi untuk dijaga. Mari hentikan perburuan liar dan lindungi satwa di habitat aslinya.
Pemasangan dilakukan pada sejumlah titik, terutama pada area pohon beringin yang selama ini menjadi tempat berkumpulnya banyak burung. Keberadaan burung kuntul atau blegok ini dirasa menjadi salah satu penyebab utama munculnya kotoran di kawasan alun-alun.