Saturday 30th of May 2026

Kelanjutan Tol Getaci Masih jadi Misteri, Dua Kali Gagal Lelang Bikin Investor Tak Berani Maju!

Kelanjutan Tol Getaci Masih jadi Misteri, Dua Kali Gagal Lelang Bikin Investor Tak Berani Maju!

--

Keempat, persepsi bahwa proyek jalan tol strategis nasional bukan lagi prioritas dalam kebijakan anggaran telah memengaruhi minat pasar.

Kegagalan ini berdampak langsung pada keberlanjutan proyek. Tanpa investor, pembentukan BUJT (Badan Usaha Milik Negara) untuk jalan tol tidak dapat terjadi. BUJT memainkan peran penting dalam pembangunan, pengoperasian, dan pembiayaan awal proyek.

Baca juga: Usulan Desain Mobil Kepresidenan Transparan untuk Kunjungan, Pindad Siap Wujudkan Keinginan Presiden!

Baca juga: Bareskrim Grebek Peredaran Narkoba di Hotel B Fashion dan The Seven yang Dikendalikan Napi Cipinang!

Jika situasi ini berlanjut, risiko proyek Jalan Tol Getaci terhenti meningkat, meskipun berstatus sebagai proyek strategis nasional.

PUKIS mengusulkan beberapa langkah strategis untuk menarik kembali investor ke jalan tol di Indonesia. Pemerintah dapat memberikan dukungan konstruksi untuk mengurangi beban investasi dan membuatnya lebih ramah bisnis.

Selain itu, keterlibatan lembaga investasi milik negara, seperti INA atau Danantara, dianggap penting untuk memperkuat struktur pembiayaan proyek.

Langkah lain yang dianggap paling rasional adalah membagi proyek menjadi dua bagian: Gedebage–Tasikmalaya dan Tasikmalaya–Cilacap. Skema ini bertujuan untuk mengurangi beban investasi dan sekaligus meningkatkan daya tarik proyek bagi investor.

Baca juga: Pindad Siap Buat Mobil Kepresidenan dengan Desain Transparan, Usai Usulan dari Presidan Prabowo!

Kegagalan tender Jalan Tol Getaci merupakan peringatan serius bagi pengelolaan proyek jalan tol strategis di seluruh negeri. Tanpa perubahan pendekatan, proyek ini dapat terus berputar dalam siklus kegagalan tanpa jaminan keberhasilan.

Fokus pada bagian-bagian dengan potensi tinggi adalah langkah paling realistis untuk mengembalikan kepercayaan pasar. Jika tidak, proyek ini dapat menjadi contoh bagaimana tujuan investasi infrastruktur Indonesia yang ambisius tidak selalu terwujud.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST