Gudang LPG di Denpasar Terbakar Hebat, 18 Pekerja Dinyatakan Terkena Luka Bakar yang Cukup Serius Hingga Kritis
Joinnoop.com - Kepala Dusun Uma Sari Ubung Kaja, Bimantara Ari Sugandi, mengungkapkan sebanyak 18 pekerja menjadi korban kebakaran di gudang elpiji dan paralon di Jalan Cargo Utara, Denpasar, Bali. Belasan korban itu mengalami luka bakar yang cukup serius hingga kritis.
"Saya sudah konfirmasi dengan salah satu pekerja bahwa semua (korban) memang bekerja di sini," kata Bimantara kepada detikBali, Minggu (9/6/2026).
Dia menuturkan lokasi kebakaran itu merupakan gudang milik agen penyalur LPG. Gudang agen penyalur LPG yang menjadi lokasi kebakaran itu sebelumnya berada di Jalan Cargo Kenanga. Sejak 2026, gudang tersebut pindah ke Jalan Cargo Taman 1.
Baca juga: Jadwal Kapal Umsini Juni 2026 Terbaru Lengkap dengan Harga, Rute yang Tersisa Kijang – Jayapura
Kabid Humas Polda Bali, Komisaris Besar Jansen Avitus Panjaitan mengungkapkan, para korban yang sebagian besar merupakan karyawan gudang mengalami luka bakar serius.
"Saat ini para korban sudah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit," kata Jansen,
Beberapa rumah sakit yang menangani para korban akibat ledakan gas elpiji tersebut adalah RSUP Sanglah/Prof. Ngoerah Denpasar, RS Husada Denpasar, RS Mangusada Badung, RS Bali Med Denpasar dan RSUD Wangaya Denpasar.
Jansen merincikan beberapa korban yang dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Ngoerah atau Sanglah Denpasar, sebanyak delapan orang bernama Eko Budi Santoso, Robiaprianus Amput, Ernus, Yolla Aldy, Mohamad Sofyan, Yudis Aldyanto, Purwanto dan Didik Suryanto.
Baca juga: Cocok Buat Investasi Tanah! Simak Harga Tanah di Bandung Timur Per Meter Tahun 2026