Owner Studio Agency di Solo Dikecam Usai Ketahuan Lakukan Pelecehan Seksual Kepada Calon Pelamar, Modusnya Lewat telegram
--
Modus Pelecahan dari Telegram
Pada bukti percakapan yang diposting oleh akun X dengan handle @runtukkansurya, terduga pelaku diketahui sempat meminta korban untuk berpindah chat di Telegram.
Baca juga: Yulia Baltschun Layangkan Somasi Pada Scot Humphreys, Diduga Sudah Ketahuan Selingkuh 2 Kali
Tanpa diduga dan disangka, melalui aplikasi Telegram, terduga pelaku terus mengirimkan spam terhadap korban dengan percakapan-percakapan yang mengarah pada hal tidak senonoh. Mulai dari minta foto selfie korban hingga melecehkan korban dengan mengaku telah mengalami mimpi basah.
Mantan karyawan juga diketahui pernah mengalami hal serupa dengan modus operandi yang sama pula, yakni korban diajak pindah chat ke aplikasi Telegram.
"Aku dulu karyawan dia, aku keluar gara-gara hal ini. Pernah aaku blokir gara-gara kelakuannya dia ini, langsung besoknya tiba-tiba aku dikasih 1 on 1, ditawarin WFH karena kita yang cewek-cewek udah sama-sama tahu kelakuan dia," tulis korban lainnya yang adalah seorang mantan karyawan.
RBerdasarkan spekulasi warganet, terduga pelaku sengaja mengarahkan korban untuk pindah chat ke platform Telegram supaya dapat dengan leluasa menghapus riwayat pesan dari kedua belah pihak sebagai upaya pencegahan korban mengumpulkan bukti.
Pelecehan seksual memiliki bahaya dan dampak yang serius, tidak hanya secara fisik tetapi juga psikologis, sosial, dan fungsional bagi korban. Tindakan ini merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang dapat merusak masa depan korban.