Waspada Pengobatan Alternatif! Ini Bahaya Totok Daun Sirih yang Sedang Viral dan Risiko Medis Nyata
--
JOINOOP – Belakangan, praktik Totok Daun Sirih mencuri perhatian publik sekaligus memicu perdebatan sengit mengenai batas keamanan terapi fisik pada anak. Di tengah klaim kesembuhan dari para praktisinya, dunia medis justru memberikan peringatan keras akan risiko cedera permanen yang mengintai di balik terapi non-medis ini.
- Risiko Cedera Saraf: Tubuh bayi, terutama tulang belakang dan kepala, masih sangat rapuh. Tekanan yang tidak terukur dapat menyebabkan trauma saraf permanen.
- Trauma Psikologis: Rasa sakit yang hebat dan tangisan histeris pada bayi dapat menyebabkan trauma psikologis sejak dini.
- Tidak Ada Dasar Ilmiah: Hingga saat ini, belum ada bukti medis atau uji klinis yang membuktikan efektivitas totok daun sirih untuk menyembuhkan penyakit saraf atau motorik pada bayi.
Baca juga: Mengenal Totok Daun Sirih: Ini Penjelasan Dokter Soal Tren Totok Daun Sirih pada Anak
Secara umum, praktik ini melibatkan penekanan atau pemijatan pada titik-titik saraf tertentu di tubuh (seperti punggung dan kepala) dengan menggunakan media daun sirih.
Para praktisinya mengklaim bahwa energi atau zat dalam daun sirih, dipadukan dengan rangsangan saraf, dapat mengatasi masalah motorik, memperlancar aliran darah, hingga menyembuhkan gangguan saraf. Namun, klaim-klaim ini sering kali hanya didasarkan pada testimoni subjektif tanpa adanya bukti penelitian ilmiah yang valid.