Tinjauan Medis Mengenai Praktik Totok Daun Sirih Terkait Terapi Bayi: Belajar dari Kasus Intan Retno Safitri
--
JOINOOP – Nama Intan Retno Safitri viral setelah video terapi totok daun sirih pada bayinya memicu protes keras dari dunia medis. Meski dianggap bermanfaat oleh sang ibu, para dokter memperingatkan adanya risiko cedera saraf permanen pada bayi.
Tangisan histeris sang buah hati dalam video tersebut memicu gelombang kritik dari netizen hingga pakar kesehatan, yang mempertanyakan keamanan prosedur alternatif tersebut bagi keselamatan bayi. Fenomena ini pun membuka kembali perdebatan panjang mengenai batas antara tradisi pengobatan dan standar medis modern.
Baca juga: Bikin Fans Murka! Candaan Kiky Saputri ke Yushi NCT Wish di Lapor Pak Dinilai Kelewat Batas
Melalui akun pribadinya, Intan membagikan momen saat bayinya menjalani terapi pengobatan alternatif yang dikenal dengan sebutan 'totok daun sirih'. Video tersebut mendadak viral bukan karena keunikannya, melainkan karena memicu perdebatan sengit mengenai batas antara keyakinan tradisional dan standar keselamatan medis bagi anak di bawah umur.
Dalam rekaman yang tersebar luas, terlihat seorang praktisi pengobatan alternatif menggunakan media daun sirih untuk melakukan penekanan atau 'totok' pada bagian punggung dan kepala bayi. Yang membuat publik meradang adalah reaksi sang bayi yang menangis histeris, menunjukkan rasa sakit atau ketidaknyamanan yang luar biasa.
Meski begitu, prosesi tetap dilanjutkan, yang kemudian dianggap oleh banyak orang sebagai tindakan yang tidak manusiawi terhadap anak yang belum bisa membela diri.